• home
  • about me
  • twitter
  • comments

  • Photobucket

  • Next »

    what is Malcom?

     
    beginning of Malcom’s name is taken from the word “Maling Community”. started from a hobby the same young man who is very dear parents. they perform an action when they visit a place that does not fit with their shadows. they also take action when in a state of necessity. yeah, it was not good but behind it all they are doing a lot of useful things. start from helping the continuity of life in an panti asuhanuntil distribute food to the sahur in the month of Ramadhan.

    “saya sayang ‘para lelaki bajingan’(baca:abang-abang rock and roll, cinta damai, penuh kasih, penuh canda, banyak aksi, berjiwa sosial tinggi, yang sayang temen) mereka selalu ada saat dibutuhkan. dibalik tampang sangar, mulut kotor, kelakuan bangsat dan kebodohan mereka, tapi hati, jiwa dan solidaritas tetap terjaga TANPA NODA. mereka seperti bayu baru lahir pakai celana pensil sobek-sobek, bertato dan tindik di lidah.” 

    (dedicated to malcom-by lusitania)

    semenjak bisa meraskan atmosfer dari perkuliahan, banyak sekali perbedaan
    dari biasanya yang dapat dibilang jungkir balik, tergelincir atau bahkan hmmm… apa ya? …*mikir
    yeah, its can also be called crazy
    coba deh liat ilustrasi perbedaanya aja



    gila bukan?
    yeah, that’s my schedule since I graduated from senior high school
    time is still school parents always told me to sleep when the sun is above the head.
    tapi sekarang?
    tanpa ada yang menyuruhpun saya sudah tertidur pada siang hari.
    bagaimana ngga? setiap yang namanya jalan sudah mulai sepi (baca:perbaikan jalan) hahaha malam hari maksut saya, sekitar waktu manusia normal sedang menjalani hari indahnya dalam mimpi dan saya sedang berada disebuah mini cafe (baca:warung) untuk menikmati rasa aroma kopi dengan perbincangan yang sedikit tidak jelas mungkin.but its fun
    tapi ada juga kebiasaan yang sedikit menyiksa bagi pemalas seperti saya. diwaktu yang sama tapi berbeda tempat, sedikit kegiatan tapi sungguh menyusahkan. sebuah kewajiban yang harus dikerjakan karena besoknya harus dikumpulkan. ada yang tau? …
    ya, tugas maksut saya. itu adalah sebuah siksaan dosen untuk orang malas seperti saya. tapi saya yaki itu adalah managemen dari dosen agar anak didiknya bisa menjadi yang beliau inginkan.
    saya percaya itu terbaik untuk saya. oleh karena itu masih ada semangat dalam hati nurani saya untuk menyelesaikan semuanya.

    I just hope someday there is beauty in my life because this schedule.

    please god, help me on my final test this semester

    please god, help me on my final test this semester

    miss this moment :’)

    (Source: quote-book)